Sabtu, 18 Juni 2016

Bab 1 : Pendahuluan


1.1  Latar Belakang

Kuliah Kerja Lapangan (KKL) adalah salah satu dari mata kuliah wajib bagi mahasiswa D3 Arsitektur Bangunan Gedung Universitas Lampung. KKL ini terdapat pada semester ganjil sebanyak 2 SKS.  Persyaratan dari pelaksanaan KKL ini adalah telah lulus mata kuliah Struktur Bangunan 2 dan minimal sedang mengikuti mata kuliah Perancangan Arsitektur 3.
Objek bangunan KKL 2015 berlokasi di Pulau Dewata, Bali. Pulau Bali beribu kota Denpasar. Bali merupakan tujuan wisatawa yang paling terkenal di Indonesia. Bali juga dikenang melalui wajah arsitektur yang memiliki ciri khas dan jati diri yang memancarkan energi tersendiri sehingga memunculkam ketertarikan. Tidak terlalu mengherankan jika ciri khas arsitektur Bali tersebut banyak digunakan untuk mengekplorasi ruang bangun tertentu. Serta banyak digunakan dalam desain-desain bangunan seperti villa, maupun desain rumah pada daerah tropis khususnya di Indonesia.
            Bali dipilih sebagai tujuan objek Kuliah Kerja Lapangan D3 Arsitektur Universitas Lampung 2015 atas dasar arsitektur tradisional yang dimiliki Bali. Arsitektur tradisional yang dimiliki oleh Pulau Dewata ini tidak diragukan lagi telah dapat diterima oleh mata internasional. Seiring berjalannya waktu terjadi pula pergeseran pada arsitektur Bali. Walau bagaimanapun juga, kebudayaan bersifat dinamis dan fleksibel dalam menerima perubahan-perubahan yang terjadi. Semoga untuk kedepannya, arsitektur tradisional Lampung dapat se-eksis arsitektur tradisional yang dimiliki Bali.
Pada kegiatan Kuliah Kerja Lapangan 2015 yang diikuti oleh angkatan 2012 dan 2013 ini, diikuti oleh peserta berjumlah 60 mahasiswa/i dengan 5 dosen pembimbing. Objek-objek yang dikunjungi oleh peserta antara lain adalah sebagai berikut :
Tabel 1.1 Tabel Objek Pengamatan dan Kunjungan KKL 2015
NO.
NAMA OBJEK
LOKASI OBJEK
PENGAMATAN/
KUNJUNGAN
1.
Pameran Arsitektur
Sanur Paradise Plaza Hotel, Bali
Kunjungan
2.
Desa Penglipuran
Bangli
Pengamatan
3.
Pure Besakih
Karang Asem, Bali
Kunjungan
4.
Hard Rock Cafe Bali
Legian Street
Kunjungan
5.
Green School
Badung, Bali
Pengamatan
6.
Hotel 1O1
Legian, Bali
Pengamatan
7.
Klapa Resort
Pecatu, Bali
Pengamatan
8.
Garuda Wisnu Kencana
Badung, Bali
Pengamatan
9.
Universitas Udayana
Badung, Bali
Kunjungan
10.
Green Village
Badung, Bali
Pengamatan
11.
Museum Agung Rai
Ubud, Bali
Pengamatan
12.
Kantor Arsitek Popo Danes
Denpasar Timur, Bali
Kunjungan


1.2  Maksud dan Tujuan
·         Mengaplikasikan materi perkuliahan dengan keadaan di lapangan.
·         Mengetahui unsur-unsur arsitektur tradisional Bali.
·         Mengamati objek-objek agar dapat lebih memahami kebudayaan Bali.
·         Menambahkan wawasan dan pengetahuan tentang arsitektur Bali.

1.3  Batasan Pengamatan KKL
Dikarenakan keterbatasan waktu dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Program Studi D3 Arsitektur Universitas Lampung tahun 2015, maka pengamatan pada Pulau Bali dibatasi dalam beberapa objek dan beberapa ruang lingkup pengamatan diantaranya adalah sebagai berikut :
  Tabel 1.2 Tabel Batasan Pengamatan KKL 2015
NO.
NAMA OBJEK
LOKASI OBJEK
BATASAN MASALAH
1.
Desa Penglipuran
Bangli
·         Perancangan Arsitektur
·         Exterior
2.
Pure Besakih
Karang Asem, Bali
·         Data Umum Objek
3.
Green School
Badung, Bali
·         Perancangan Arsitektur
·         Exterior
4.
Hotel 1O1
Legian, Bali
·         Data Umum Objek
5.
Klapa Resort
Pecatu, Bali
·         Interior
·         Exterior
6.
Garuda Wisnu Kencana
Badung, Bali
·         Perancangan
·         Exterior
7.
Green Village
Badung, Bali
·         Data Umum Objek
8.
Museum Agung Rai
Ubud, Bali
·         Perancangan Arsitektur
·         Exterior
1.4    Manfaat KKL
·      Agar mahasiswa tidak hanya mengetahui sekedar teori perkuliahan, namun dapat secara langsung mengetahui keadaan dilapangan.
·      Agar mahasiswa mendapatkan wawasan baru tentang objek-objek arsitektural di Bali.

·      Mahasiswa dapat mengenal arsitektur Bali secara langsung di lapangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar